Selamat datang di sudimampir.blogspot.com temukan hal hal yang UNIK , ASYIK dan MENARIK disini , ENJOY !!

Selasa, 26 Oktober 2010

Siswa SMP Ketahuan Lagi ML (Bukti Sprei Ada Darah Perawan Disita Aparat)

Gejala apa lagi ini? Siswa-siswi SMP kok ya sudah berani berhubungan intim layaknya suami istri. Sudah begitu, ketahuan warga pula.
Itulah yang terjadi pada dua siswa kelas I SMP di Bojonegoro, sebut saja namanya AS (15), warga Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, dan ceweknya sebut saja EL (14), warga Desa Selorejo juga di Kecamatan Baureno.
Siswa SMP jaman sekarang sudah berani berbuat mesum
Siswa SMP jaman sekarang sudah berani berbuat mesum
Peristiwa itu terjadi Sabtu petang (23/5) lalu, di rumah teman mereka bernama Reza (15) di Dusun Kebon, Desa Kauman. Saat ini EL masih terguncang jiwanya. Ia juga masih mengalami pendarahan dan robek pada organ kewanitaannya. Orang tuanya pun masih terpukul.
Kepala Bagian Binamitra Kepolisian Resor Bojonegoro Komisaris Kusen Hidayat, Minggu (24/5), menyatakan, tersangka AS telah ditahan sejak Sabtu malam. Polisi telah mengumpulkan barang bukti berupa seprei ranjang dan celana dalam EL yang dipenuhi bercak darah.
Hubungan yang tak selayaknya dilakukan anak-anak baru gede alias ABG itu bermula saat AS mengajak EL main ke rumah Reza pada Sabtu sore lalu. Saat itu Rz sedang keluar, sehingga AS dan EL ditemui orang tua Reza bernama Watini (45) dan Munjiat (50).
Kepada Watini dan Munjiant, AS dan EL menyatakan akan menunggu Reza di ruang tamu, karena kedua orang tua Reza ada keperluan di tetangga. Ketika melihat kamar Reza kosong dan tidak ada orang lain di dalam rumah, AS mengajak EL masuk ke kamar itu dan kemudian merayunya. Akhirnya, mereka pun kebablasan.
Saat pulang, Watini terkejut mendapati rumahnya sunyi. Dia bersama Munjiat kemudian mencari dua tamu anaknya. Keduanya mendengar ada suara desahan dan rintihan perempuan. Betapa kagetnya ketika mendapati AS dan EL sedang asyik bergumul di kamar tidur anaknya.
Watini lantas memanggil menantunya, Subhan, yang tidak jauh dari rumahnya. Mereka pun mendobrak pintu kamar Reza. AS yang terkejut melarikan diri dengan meloncat keluar lewat jendela lalu pergi dengan sepeda motornya, sementara EL hanya bisa tertunduk malu sambil membenahi pakaiannya. Selanjutnya Subhan membawa EL ke Kepolisian Sektor Baureno untuk menjelaskan peristiwa yang dialami.
Kepala Polsek Baureno Ajun Komisaris Imam Khanafi menyatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan kedua siswa itu benar-benar berhubungan layaknya suami istri. Berdasarkan hasil visum, alat kewanitaan EL robek akibat benda tumpul. Itu diperkuat dengan bercak darah di celana dalam korban.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa beberapa saksi, termasuk Watini, Reza, Subhan, dan orang tua EL. AS telah ditahan sejak Sabtu malam.
Mengurung diri
Saat ini EL benar-benar terguncang. Menurut Hanik dari Divisi Advokasi Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak Bojonegoro, EL terus mengurung diri sambil menangisi peristiwa yang memalukan itu. P3A sendiri menerima laporan dari orangtua EL pada hari Minggu siang kemarin.
Menurut Hani, saat ini EL membutuhkan konseling dan pemulihan mental. “Yang terpenting pemulihan dari trauma fisik maupun psikis,” katanya.
Kesediaan EL (14) untuk berhubungan intim layaknya suami istri adalah buah dari bujuk rayu AS (15), pacarnya. Kepada penyidik Kepolisian Sektor Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur, AS juga mengaku sudah lama menjalin asmara dengan EL.
Adapun perbuatan yang tak sepantasnya dilakukan oleh dua insan lain jenis yang tidak terikat perkawinan, apalagi keduanya masih pelajar SMP, itu baru pertama kali dilakukan. Mereka melakukannya di rumah orangtua temannya, Reza, di Dusun Kebun, Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Sabtu (23/5) petang.
Mengutip keterangan AS, Kepala Polsek Baureno Ajun Komisaris Imam Khanafi, Senin (25/5), menyatakan, sebelum berhubungan badan dengan EL, AS merayu korban terlebih dulu. AS menyatakan, setelah berhubungan badan, pacaran bisa bertambah asyik, nikmat, dan mendalam.
EL pun takluk dengan rayuan maut AS setelah diawali ciuman dan rabaan. “Pacaran mereka terlalu dalam, dari sebelumnya sekedar berciuman akhirnya AS tidak bisa menahan gejolak,” katanya.
AS melancarkan trik memilih rumah Reza, teman sekolahnya, untuk tempat berhubungan badan, bukan di rumahnya atau rumah korban agar keluarganya tidak curiga. Apalagi keduanya bisa beralasan mengunjungi Reza. AS ingin “main” di tempat sepi, apalagi ia sering bermain di rumah Reza sebagai tetangga sekaligus teman sekolahnya.
Niat berhubungan badan pun terwujud saat rumah Reza sepi. Reza masih belum pulang dan ayah-ibu Reza ada keperluan di rumah tetangga. Namun, perkiraan AS meleset. Perbuatan mereka justru dipergoki orangtua Reza, Watini dan Munjiat, yang curiga dengan desahan dan rintihan dari kamar anaknya.
Watini pun memanggil menantunya, Subhan. Subhan mendobrak kamar Reza dan terlihat AS dan EL sedang indehoy. Namun, AS berhasil kabur, sementara EL dibawa ke Polsek Baureno untuk menceritakan kejadian yang menimpanya. Akhirnya Sabtu malam AS ditahan polisi. Polisi juga menyita barang bukti seprai di kamar tidur Reza dan celana dalam korban yang penuh bercak darah.
Diperiksa terpisah
Kini pemeriksaan AS dan EL dipisah. AS diperiksa penyidik Polsek Baureno, sedangkan EL diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Bojonegoro. Tersangka AS didampingi anggota Balai Pemasyarakatan Bojonegoro, sedangkan korban EL didampingi Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro.
Menurut Imam, penyidik Polsek Baureno sedang mendalami dan melengkapi berkas pemeriksaan terhadap AS. Saat diperiksa tersangka menyatakan tidak memikirkan dampak perbuatannya bagi masa depannya. “Tersangka menyesal, bahkan menangis,” kata Imam.
Sementara itu, EL yang yang masih terguncang jiwanya kini mendapat konseling P3A Bojonegoro. Korban belum bisa diperiksa karena masih labil dan mengalami trauma fisik ataupun psikis. Bahkan, Divisi Advokasi P3A Bojonegoro Ummu Hanik menyebutkan, korban sering menangis dan histeris karena malu dan menyesal. Sebelumnya korban juga mengalami pendarahan karena luka di bagian kelaminnya.



http://ruanghati.com/2009/05/24/siswa-smp-ketahuan-lagi-ml-bukti-sprei-ada-darah-perawan-disita-aparat/

=====) Daftar Isi (=====