Selamat datang di sudimampir.blogspot.com temukan hal hal yang UNIK , ASYIK dan MENARIK disini , ENJOY !!

Jumat, 28 Januari 2011

Domain Situs Dewasa .xxx Siap Beroperasi gan!





Nama domain .xxx akhirnya lolos dan mungkin akan beroperasi tahun depan. Selain pendapatan luar biasa, bagaimana dampak setelah munculnya domain khusus dewasa itu?

Pengusaha internet 47 tahun dari Inggris Stuart Lawley yang memiliki ICM Registry mengharapkan US$13 miliar dari industri pornografi dengan domain .xxx. Pekan lalu ia mendapat kemenangan awal untuk .xxx dari lembaga ICANN yang mengatur alamat web.

Jika pengelolaan domain itu didapat pada akhir tahun ini, Lawley bisa menjual alamat web situs dewasa masing-masing sebesar US$60. Meskipun tidak wajib, banyak situs seks mengatakan akan mendaftar .xxx untuk mencegah merek mereka dicuri oleh orang lain.

”.xxx dasarnya akan menjadi jalan bagi otoritas untuk mendorong semua situs dewasa ke dalam segmen tertentu dan keluar dari .com,” kata Michael Klein, presiden Hustler yang ada di belakang website seperti Barelylegal.com yang berkantor di Los Angeles .

Penyedia konten dewasa melihat .xxx bisa menyebabkan hilangnya pendapatan dari pemblokiran perangkat lunak, meningkatkan stigmatisasi dan kemungkinan sensor.

Sebaliknya Lawley yang berharap mendapatkan US$200 juta setahun dari .xxx, mengatakan domain itu memberikan kontrol pada orang tua dan memungkinkan pengguna internet menyaring materi porno yang tidak diinginkan. ”Ada bagian kecil industri dewasa rewel yang tidak senang dengan hal ini, tetapi sebagian besar menerima,” katanya.

Dengan permintaan sudah lebih dari 153.000 pendaftaran domain, Lawley mengatakan dia merencanakan ’PayPal khusus untuk porno’ sebagai sebuah sistem pembayaran online yang bisa memproses US$1 miliar setahun transaksi di .xxx.

Kink.com yang menawarkan film seks dari sebuah gudang senjata di San Francisco , mulai mendaftar ribuan alamat versi xxx pada ICM, kata John Sander, wakil presiden perusahaan untuk pemasaran dan pengembangan usaha.

Setengah dari semua konsumsi video online-terkait dengan porno, kata Ian Maude, analis media di Enders Analisis di London, mengutip angka dari peneliti pasar ComScore.

”Ini jelas sangat populer di internet,” katanya. ”Pertanyaannya adalah bagaimana mengarahkan lalu lintas ke .xxx, di mana situs porno tidak ingin berada di .xxx kecuali menyeluruh.”

Jika tawaran Lawley lolos di pertemuan dewan ICANN pada Desember, domain baru itu akan mulai digunakan mulai 2011. Dia mengharapkan akhirnya bisa mendapat 3 hingga 5 juta pendaftaran dan menjadi domain pilihan untuk industri.

Tapi tidak semua orang suka. ”Kita harus peduli dengan apa yang mengikuti domain ini,” kata Steven Hirsch, pendiri Vivid Entertainment berbasis di Los Angeles. ”Apakah semua .com dewasa akan diwajibkan ke kandang .xxx.dan jika tidak apa yang membuat beberapa dibebaskan?"

Free Speech Coalition sebuah asosiasi perdagangan industri dewasa dengan lebih dari 1.000 anggota mengatakan, xxx bisa membuat industri porno sebagai target "ekstremis anti-industri dewasa.."

”Pada saat industri hiburan dewasa terhantam resesi dan pelanggaran hak cipta, tidak ada pendapatan dibuang untuk investasi pendaftaran,” kata Diane Duke, direktur eksekutif kelompok itu.

Marc Bell, pemilik majalah Penthouse dan AdultFriendFinder.com yang mengklaim sebagai komunitas online seks terbesar tidak yakin .xxx akan diterjemahkan sebagai hilangnya bisnis.

”Ada banyak kehebohan sekarang, tapi pada akhirnya adalah masalah pengiriman konten yang diinginkan oleh orang,” katanya. ”Amazon.com atau Ebay.com memiliki sesuatu yang Anda inginkan sehingga Anda akan pergi kepada mereka di mana pun mereka pergi.”

Lawley telah menghabiskan US$ 6 juta lebih dari enam tahun untuk mendapatkan .xxx. Dia pertama kali mencoba untuk mengenalkan .xxx sebagai domain pada 2004. Permohonannya ditolak karena ia tidak memiliki dukungan cukup di industri hiburan dewasa, menurut Ketua ICANN Peter Dengate Thrush.

Lawley mengatakan proposalnya berhasil maju pekan lalu setelah arbitrase independen menilai ICANN bertindak tidak benar dalam menolak usulan tersebut. Selain terlibat di industri pornografi, Lawley adalah seorang insinyur dengan pelatihan mekanik dan mantan kepala Oneview.net Plc.

Perusahaan itu yang membantu mengambil pasar AIM di London pada 1999 dan dijual seharga US$200 juta pada Maret 2000. Dia sekarang sedang mencari kesuksesan baru di internet.



http://www.slowbos.com/showthread.php?t=17328